Kamis, 10 September 2015

Sesingkat Senja, Sesingkat Kebersamaan kita

Untuk yang hadir sebagai sosok ayah yang sebelumnya tak pernah ku dapatkan,  dan juga gambaran sosok suami yang selalu ku impikan . 


" Izinkan aku menjadi bidadari surgamu atas izin Allah , Aku ingin menjadi yang halal bagimu. Yang bisa kau seka air matanya, Kau belai lembut rambutnya, dan kau kecup keningnya, Aku pun tiada berani berharap dari itu. "



Entah rahasia apa yang Tuhan sembunyikan dibalik pertemuan kita
Entah apa yang kau ajarkan kepadaku hingga aq kembali mendekat Tuhan 
Kau sesuatu misteri buatku, Kau juga seperti teka teki yang tak memberi jawaban
Tuhan tau hadirmu, karna dia yang mengirimkan mu, tp aq yakin tuhan tak tau kpn kau akn meninggalkanku. atau....... Tuhan akan menjadikanmu takdir q ??
Ketika aku menyayangimu karna akidahmu …
Ketika kau meluruskanku karna tak ingin ku berbelok arah …
Ketika aku mendo’akanmu tanpa engkau tahu …
Ketika aku berlapang dada dengan teguranmu …
Ketika aku tersenyum untuk kebahagiaanmu …
Ketika aku menguatkan saat kau mulai terjatuh …
Ketika aku sekuat tenaga tanpa jemu membantumu ..
Ketika sahutan salam menyapa saat kita bertemu …
Ketika aku begitu cepat melupakan kesalahanmu …
Ketika aku membuka lebar-lebar pintu maaf untukmu …
Ketika kita duduk bersama dan bercanda menghabiskan waktu...
Ketika aku marah karna cemburu....
Ketika aku menangis karna memintamu lebih lama bersamamu````
Ketika aku menjaga rahsia kita …
Ketikan terlepas hilaf aku menginginkanmu jauh untuk menjadi yang halal bagimu
Ketika aku menangis karna berharap menjadi satu satunya bidadari surgamu
Semata mata karna rasa cintaku yang besar untukmu....

 ″Dan Ketika terkadang aku perlu melepasmu dengan penuh keikhlasan...Jika Allah yang memintaku untuk mencintaimu…Dan aku melakukannya, dengan izin Allah dan semoga hanya karna Allah ketika kelak kita tak ditakdirkan bersama.

( C H A N )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar